Udah lumayan lama nggak ngepost -_-
tugas dan laporan udah teriak2 pengen dikerjain, belum lagi banyaknya event yg pengen diikutin. belum lagi sidang yang udah mulai deket. tapi disempetin buat bikin puisi dan cerpen biar waktunya bermanfaat :D haha
nggak usah basa basi dah langsung aja buat yg udah nunggu post terbaru nih ane kasih puisi buat para pecinta dan penikmat puisi :) dan buat temen ane yg waktu itu request puisinya, nih ane kasih buat ente semua ..
Happy Reading guys :)
DIBALIK
RODA SEPEDA
Sejenak ku merenung,
sejenak langkah kakikku terhenti
Entah magnet apa yang
menarikku hingga membawaku pada ruang hampa
Entah magis apa yang
telah kau buat hingga kuharus memelukmu
Jelaskan, jelaskan
padaku apa yang telah kau lakukan
Sejak saat itu semuanya
terasa basi, semuanya terasa hambar
Tak ada magnet-magnet
baru yang menarikku ke tempat itu
Tak ada lagi magis yang
selama ini kujadikan sebuah alasan
Kutau ini semua hanya hayalan
semuku mengharap dirimu
Aku ingat betul pertama
kali kau mengajakku pulang bersama
Putih abu menjadi saksi
perjalanan kita
Di depan kantor guru
kau menarik lenganku
Aku terdiam, mungkin
karena aku tak biasa jalan bersamamu
Aku ingat betul pertama
kali kau memboncengku dengan sepedamu
Menikmati jalanan yang
sesak penuh dengan polusi
Kau mengambil jalan
dengan jarak yang jauh
Entah kenapa kau
memilih jalan itu
Kau mengatakan bahwa
agar kita bisa sampai rumah dengan lama
Padahal kau orang
paling malas untuk bertele-tele dengan hal yang tidak jelas
Tapi hari ini, siang
ini kau mengambil jarak yang lebih jauh dari biasanya
Aku seperti seorang
anak kecil yang diantarkan seorang kakak
Untuk kesekian kali kau
bertanya padaku, apakah aku lapar ?
Dan untuk kesekian kali
aku mengatakan bahwa aku ingin cepat sampai
Kau mengelak dan terus
berkata bahwa
Biarkan hari ini kita
bersama untuk yang pertama dan terakhir bagiku
Kau memintaku untuk
memejamkan mata dengan alasan debunya sangat tebal
Aku mengiyakan, karena
jalanan hari ini terasa sangat lebih sesak
Aku tidak bisa terus
begini, berada di tempat ini
Ini tempat yang cukup
bahaya untukku
Terjatuh, mungkin itu
alasanku untuk berusaha tidak melanjutkan rasa ini
Takut, mungkin itu
selalu yang kupikirkan
Kehilangan, ya aku
resah jika mendengar kata itu
Dan pergi, aku ingin
pergi dari tempat ini
Kau berikanku sebuah
sapu tangan berwarna manis
Untuk apa ? Untuk apa ?
Agar kuselalu bisa
bersembunyi dibalik sapu tangan itu ?
Ataukah agar aku tidak
terlihat sedih di depanmu ?
Magnet itu menarikku
lagi
Kali ini ia membawaku
pada ruang yang abadi
Kau tau itu apa ?
Dia membawaku berlari
untuk hatinya
Entah magis apa yang
telah kau buat
Hingga membuatku
seperti orang yang hampir saja mati
Seperti tidak ada
oksigen lagi yang kuhirup
Seperti tidak ada lagi
peluang untukku hidup
Kring kring kring ..
Kau ingat kan setelah
tiba di depan rumahku ?
Kau mengembalikanku
kepada orang tuaku untuk memastikan
Bahwa anak
kesayangannya aman berada di dekatmu
Kau selalu bisa membuat
orang tuaku percaya padamu
Janji hati yang telah
kau katakan waktu itu
Membuat hatiku yakin
bahwa kau melakukan itu dengan tulus
Walau ku tau inginmu
untuk tidak hanya sekedar bersahabat
Kuakui bahwa semua ini
tidak bisa ku pungkiri
Tidak bisa ku cegah
datangnya
Tidak bisa ku tahan
kehadirannya
Karena kutau cinta
selalu punya alasan untuk memilih
Dan karena kutau aku
harus mengerti dengan keadaan ini
Mungkin kata terlambat
pantas untukku
Hingga pada akhirnya
kau benar-benar pergi jauh dariku
Dan hari itu menjadi
hari yang terakhir untukku melihatmu
Sekarang aku tau
mengapa saat itu kau mengambil jarak jauh
Karena kau tidak ingin menyia-nyiakan
kesempatan itu
Dan cerita ini akan
selalu ku kenang untukku

Komentar
Posting Komentar