Langsung ke konten utama

You're My Inspiration

Alhamdulillah diberi kesempatan untuk meluangkan waktu ngisi blog. Kemarin adalah hari Ibu tepat tanggal 22 Desember 2014. Mungkin sebagian besar orang mengucapkan kepada ibunya atau merayakan makan bersama maupun pergi keluar hanya untuk melihat suasa baru. Ya memang benar tidak ada yang salah semua hal tersebut dilakukan. Semata untuk membahagiakan hati Ibu yang telah melahirkan dan membesarkan anaknya :)
Tak ada kado spesial yang diberikan, tak ada pula pergi jalan atau sekedar makan bersama. Karna hanya ini yang bisa saya lakukan. Tak ada kata romantis, tak ada pula ciuman manis. Surat ini kupersembahkan untuk Ibuku tercinta :*
You're my everything mom, i love you :)



Serang, 22 Desember 2014

Assalamualaikum wr.wb
Mah, semoga saat engkau membaca surat ini engkau dalam keadaan tersenyum, karena Allah telah menghadirkan kembali rasa sayang serta kasih-Nya padamu. Rasa yang sama dan akan tetap sama seperti aku dan mamah dahulu. Menjalani hari-hari penuh lelah, merangkai senyum dalam keletihan dan menghimpunnya dalam suasana penuh cinta.
Mah, sekali lagi aku menyapamu untuk sebuah rasa rinduku padamu. Apa kabarmu hari ini mah ?? dari tempat aku menulis sepucuk suratku ini, aku selalu berdoa dalam segenap hatiku agar engkau disana tetap teguh dalam keimanan dan Allah tak pernah hentinya mencurahkan rahmat-Nya padamu mah.

Mah, aku rindu sekali dengan mamah, dengan semua masakan mamah, omelan mamah yang sebenarnya itu adalah bentuk kepedulian mamah. Mah, bagaimana kabar ayah ?? kabar adikku Destia ?? apakah mamah masih merasa kesepian setelah kepergianku dua tahun ini ?? sabar ya mah, aku akan pulang dengan membawa sejuta bahkan milyaran prestasi terbaik untuk mamah. Aku akan buktikan itu semua mah.
Mah, hari ini tanggal 22 Desember 2014 anakmu ingin mengucapkan, selamat hari ibu mah. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan untuk mamah. Menjaga mamah, dan semoga apa yang selama ini mamah harapkan tercapai semua. Amiin.
Mah, aku tidak bisa memberikan apa-apa selain doa yang kupanjatkan di sepertiga malamku. Aku juga tidak bisa memberikan hadiah spesial untuk mamah. Tapi aku harap dengan suratku ini dapat menghilangkan sedikit rasa rinduku untuk mamah. Dan terimalah puisiku ini mah.

You’re My Inspiration

Saat badai menghantam lautan, kau bagaikan laksana karang
Kuat, teguh, meski berkali-kali air laut menghantammu
Saat petir dan halilintar yang menggelegar, ditengah dinginnya hujan yang menghujam
Kau bagaikan awan bersama pelangi yang menakjubkan
Kau bertanya bahwa “Bisakah kau melihatnya?”
Dan kau mengatakan bahwa “Itu milikmu, bukan milikku atau siapapun.”
Kau ajarkan aku untuk menjadi seseorang yang teguh dan sabar
Kau ajarkan aku untuk menjadi seseorang yang hebat
Kelak, saat tubuhmu mulai renta
Matamu sudah tak sanggup untuk membaca
Telingamu sudah tak sanggup untuk mendengar
Tanganmu sudah tak sanggup untuk mengusap air mataku
Dan kakimu yang sudah tak sanggup untuk berjalan
Aku akan berusaha, aku akan berjuang, aku akan mengabdikan diri untukmu mamah
Karna kaulah inspirasi hidupku
Karna kaulah aku bisa menjadi seperti ini
Kaulah segalanya yang aku punya
For You My Beloved mom

Mah, di dalam lubuk hatiku aku akan tetap dan selalu sayang sama mamah. Tak ada yang bisa seperti mamah kecuali engkaulah mamahku tercinta. Tidak ada tempat spesial kecuali untuk mamah, tidak ada makanan spesial kecuali buatan mamah. Karna aku tau engkau memasak menggunakan hati dan cinta.

Salam hangat : Anakmu

Wassalamualaikum wr.wb




Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA SECRET ADMIRER

Jatuh cinta? Bukankah itu sesuatu yang indah? Ya, benar sekali. Orang yang jatuh cinta sering kali terjebak oleh perasaannya sendiri, bagaimana bisa? Ya, bisa saja. Mereka cenderung berpikir kata ‘seandainya’ dan seringkali membuat mereka lupa apa sebenarnya cinta itu. Tapi, bagaimana dengan jatuh cinta saat kau sendiri hanya bisa menjadi pengagum saja. Lebih tepatnya pengagum rahasia. Mungkin sebagian orang berpikir ‘ah kurang bagus, terlalu pecundang, atau itu tidak jaman banget’ ya beberapa orang mungkin akan berkata seperti itu. Lalu bagaimana dengan mereka yang memilih untuk jatuh cinta dengan cara menjadi pengagum rahasia saja. Tidak kurang dan tidak juga lebih. Karena cinta tidak selamanya harus diungkapkan, bahkan bukankah cinta tetap ada meski tidak diungkapkan? Lalu untuk apa mereka bersusah payah menyatakan perasaannya jika pada akhirnya hanya meninggalkan luka.

Sunset Terakhir part 1

Jogyakarta, 2005 Pantai ini masih sama tetap ramai sejak satu tahun yang lalu. Ombak menggulung begitu indahnya. Angin berhembus seakan ikut dalam sebuah irama. Desisan daun kelapa yang terdengar begitu merdu seakan aku terbawa suasana. Ya, aku suka pantai. Bagiku pantai adalah keindahan, ketenangan jiwa, dan kelembutan. Kau tak percaya ?? cobalah kau berdiri di tepian pasir pantai yang begitu halus hingga kakimu terpenuhi oleh pasir yang masuk melalui celah-celah jari. Apa yang akan aku lakukan disana ? ya, bebas. Satu kata mewakili perasaanku. Aku suka pantai dan kebebasan. Menurutku dengan kebebasan aku bisa memainkan semua kata dan imajinasiku disana. Dan ketika itu hanya kenangan, kenangan, dan kenangan. Kenangan akan persahabatan. Aku dan dia. Aku mencoba menggenggam pasir pantai yang putih, yang halus. Mengingat janji yang terucap untuk saling mengasihi dan menyayangi. Akankah hanya terkubur dalam sebuah memori ?? atauhkah pergi jauh dari hati ?? entahlah, aku sendiri b...

Aku Kau Dan Ketidaksempurnaan Kita

Hai Hai Hai November .... Apa kabar semuanya? Gimana rasanya memasuki bulan November? Senangkah? Atau sedihkah? Apapun itu tetap semangat! Hehe Ada yg kangen sama saya? Haha *pede Dimanapun kalian berada jangan pernah lupa bahwa kalian pernah melakukan sesuatu yg bermanfaat untuk orang lain :D Langsung aja deh, ada yg pernah merasakan hal seperti ini? Merasakan cinta yang sempurna dari orang tidak sesempurna itu. Terkadang ketidaksempurnaan menjadikan hambatan seseorang untuk bisa menyukai orang lain. Tapi tidak dengan mereka ini. Bagi mereka ketidaksempurnaanlah yang menjadikan mereka mempunyai hati dan cinta yang sempurna. Langsung aja dah, Tara....... Aku Kau Dan Ketidaksempurnaan Kita             Engkau adalah matahari bagiku, dimana aku membutuhkanmu..             Engkau adalah pelangi bagiku dan aku rintik hujan yang menemanimu..     ...

Waktu Tanpa Janji ( Part 4 )

Apa kabar semuanya? Nggak kerasa yah udah lewat dari hari lebaran. Saya pribadi mengucapkan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Semoga segala sesuatunya akan lebih bermanfaat lagi. Dan bukan ketika bahagia lantas kamu akan bersyukur, tapi bersyukurlah maka kau akan bahagia hehe Langsung aja buat yang udah nunggu-nunggu kelanjutan dari part sebelumnya, ini dia Waktu Tanpa Janji Part 4 ... Happy Reading guys :) Waktu Tanpa Janji (Duniapun mengetahuinya, kau dan aku) Aku tidak bisa menemanimu hari ini, kau bisa sendiri untuk wawancaranya? Aku akan meminta maaf pada seniormu. Pagi-pagi sudah mendapati pesan dari Nisa. Bahkan matanya saja belum terbuka sepenuhnya. Hari ini ia malas sekali untuk keluar. Bahkan ponselnya terus berdering sejak subuh tadi. Seniornya terus menghubunginya. Bahkan mengirimkan banyak pesan padanya. Membuatnya tidak ada pilihan untuk berkata ‘tidak’. Selamat pagi Haje.. kau tidak lupa untuk datang ke tempat siaranku bukan? Wah ku...

Sweet Seventeen Wiqqi

Sweet Seventeen Wiqqi             Aku tidak pernah membayangkan sebelumnya jika pada akhirnya panggilan itu menetap dihati, ya begitu saja tanpa ku harapkan sebelumnya. Mengalir bagai air yang tenang bahkan tak ada gerakan yang terlihat. Tanggal 20 Agustus menjadi tanggal yang ku tunggu. Entah mengapa begitu karena aku pun tak tau. Di umurku yang menginjak 17 tahun aku berharap bisa menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain. Hari ini tepat pukul 00.00 tanggal 20 Agustus umurku 17 tahun, sebagian orang mungkin sering mengatakan bahwa di usia yang ke 17 biasanya menyebut dengan sweet seventeen, entah mengapa bisa begitu karena aku pun tau dari mereka semua. Hari ini seperti tidak terjadi apa-apa. Ya mungkin akan sama seperti hari yang lainnya. Sebagian besar orang mengirimkan pesan bahkan ada juga yang mengucapkan melalui sosial media.   Teman-temanku, guru, keluarga bahkan sahabat karib. Tapi entah mengapa ...